Ini coretan tentang rasa saya

Ini coretan tentang rasa….tentang rasa merasa berarti…meski hanya sekejap dicecap….. tapi rasa itu telah tumbuh …. Terima kasih untuk semua orang yang telah menghiasi hidup saya…yang telah memberi rasa yang tak pernah saya rasakan sebelumnya…..

Saya menyadari…saya adalah berangkat dari nol, hingga adanya kalian yang mengajak saya keluar dari penjara kuno bernama rutinitas. Saya adalah biasa…hingga kalian datang…mengenalkan pada saya sesuatu yang tak dapat saya definisikan sendiri kecuali dengan adanya kalian…. Terima kasih.

Itu merupakan kenangan indah dan berharga buat saya.. kalian semua tentu tidak akan dapat merasakannya…apa yang saya rasakan adalah hal wajar dalam hidup kalian….setiap orang memiliki cara berbeda dalam memaknai makna hidup…begitu pun dengan saya….

Tetapi……………..saya selamanya sadar bahwa saya adalah nol sebelum kalian datang dan saya juga tahu bahwa suatu saat kalian akan melemparkan kembali saya pada titik nol permulaan….dan apa yang kalian harapkan? Tentu saya sudah tahu bahwa suatu saat hal itu kan terjadi….jadi saya mulai menarik diri…dan mundur teratur…saya adalah orang yang masuk di antara kalian…..harapan saya tidak pernah bisa terbang jauh karena sudah mematrikan kenyataan itu di dalam kepala saya… terima kasih telah membuat saya berarti….sampai kapanpun saya akan tetap mengatakan hal itu…

Saya akan kembali ke tempat di mana saya seharusnya berada… mengabdikan diri pada rumah, yang sudah menyisakan sedikit waktu… karena saya selalu dibuat berarti….sekarang giliran saya untuk membuat berarti…pada rumah itu…pada rumah yang membentuk diri saya, kepribadian saya….memberi saya saudara yang sebenar-benarnya saudara…tanpa perlu harga…tanpa perlu bayaran…yang ada saat saya membuka mata di tengah kebahagiaan, juga ada di saat saya menutup mata karena perihnya hati dan perasaan….. seharusanya saya tidak meninggalkan rumah itu dan saudara-saudara saya… saya begitu bodoh karena meninggalkan mereka hanya untuk kesenangan diri saya sendiri.. maaf dan terima kasih untuk rumah yang  menjadi paruh kedua dalam hidup saya… bahwa rumah dan keluarga baru itu yang sebenarnya selalu ada untuk saya…saya tidak menyesal…sekarang saya ditinggalkan oleh kesenangan semu yang kalian ciptakan…saya justru berterima kasih, karena meski sekejap, saya pernah mereguk manisnya… silakan katakan apapun tentang saya…katakan saya egois…tidak ada yang akan berubah dengan ada atau tidak adanya saya…saya doakan semoga kalian bahagia… saya minta maaf, dan sekarang saya akan pergi dari kalian…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yah, kamu taulah!

goddamn shit

Memori 3 Oktober 2015