Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

MASIH

kecemasan itu datang lagi. datangnya telak menghantam. Ya Allah, betapa sempit ukuran hati ini yang tidak bisa menerima kenyataan.. yang tidak bisa melihat keberhasilan orang lain. lebih kepada apa yang kupunya ternyata tidak ada kegagalanku ini membekas dalam lebih kepada karena aku ditinggal aku akan melihat semua pergi semua ketakutan ini karena aku akan melihat keseimbangan yang hancur semua harus diulang kembali semua harus dibiasakan kembali

Belum Selesai????

4 Desember 2018 Pasca Maghrib Sama sekali ngga pernah kusangka bahwa anxiety september lalu ternyata belum berujung hingga hari ini. Semua udara yang kuhirup setelah lepasnya percobaan itu ternyata hanya sinyal yang melenakan yang harusnya membuatku siap bahwa akan ada kemungkinan menyakitkan lagi ke depannya. Tidak jauh bahkan menunggu bulan. Dalam hitungan jari saja, aku hanya bisa duduk diam, entah melongo, menganga dengan perasaan sedih dan egois... melihat semuanya akan meraih ranselnya masing-masing dan pergi dengan mantap..  dan meski tidak mungkin, aku bahkan sudah merasa tatapan mereka memandang rendah padaku. Si Orang Bodoh. Yang kembali masih terus akan berkutat di batu pijakan ini. Yang dibanggakan sebagai tempat singgahan, yang padahal sudah dicintai sedemikian dalamnya. Serangan ini menghentakku... menyadarkanku untuk ke sekian kalinya keberadaanku sebagai makhluk yang sebenarnya kecil. Aku menutup diri dari kenyataan dan sempet diberi harapan yang tern...

ANXIETY

ANXIOUS ANXIETY ANXIETY DISORDER Yang ke tiga serem amat yak… tapi entah kenapa, bisa dibilang, sekarang lagi mengalami yang namanya GELISAH BERKEPANJANGAN.. Aku selalu berpikir bahwa memang benar bahwa aku sedang berada di zona ternyaman saat ini… Meski berdarah dan tergopoh, meski lelah dan peluh, meski seakan kerja rodi.. Aku selalu tahu bahwa ada harga yang besar untuk sebuah pencapaian…  bahwa untuk semua kemashyuran yang diinginkan itu, memang harus ditempuh dengan jalan yang begitu berliku.  Jika melihat itu semua, artinya aku harus keluar dari zona nyaman ini dan menantang diri ke luar sana, di mana semuanya bermuara pada ketidakpastian, di mana jika aku memutuskan, maka tidak akan ada lagi jalan untuk kembali…  semua keputusanku akan bermuara pada peluang yang sama besarnya. Kembali memuntahkanku ke jalan sepi yang dingin, atau malah membawaku ke puncak keinginan tertinggiku selama ini. Masalah besarnya, aku tidak pe...

SELAMA INI CUMA JADI DRAFT..

alohaaaaaa. jumpe pun ngan saye.... hahahhhahah... well, kok ngerasa gila liat postingan saya sebelum ini...ya memang rasanya saya udah gila aja...emosi gara2 telepon. yah..apapun pas dapat masalah pas juga kondisi lagi mumet2nya ditekan keadaan supervisi kantor bikin aku mengumpat seribu kata2 kotor sih udah pasti. Ga terlalu mau mikirin itu. ohya, sekalian jadi penanda aja, ini tanggal 29 November 2014...hari ini dijadwalkan ketemu sama tim manajemen yayasan. Yah, semoga yang terbaik aja.

JADI?

Kenapa begitu? Entah kenapa ingin bertanya. Pertanyaan yang sama lagi. Namun, alih-alih ingin menjawab, mencari pada siapa pertanyaan ini diajukan malah menjadi kemelut yang lebih darurat untuk dijawab...

AKU YANG SALAH

Karena kurasa... ketika aku menjebak diri sendiri pada pengharapan palsu.. pada rasa yang tidak jauh dengan pasti selalu bermuara, kepada kenyataan yang memuakkan. Kala dulu, aku bertanya-tanya bahwa aku salah. Kali ini, aku tahu bahwa betapa fatal salahku. Alih-alih ingin minta tolong bahwa aku terjebak.. namun aku sendiri yang sebenarnya membenamkan diri, menjatuhkan diri, melenakan diri kepada sesuatu yang tak pasti itu. Karena itu.. Ya benar.. Aku yang salah.